Website counter
English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
by : BTF

Kamis, 14 Juli 2011

Diposting oleh Irsad Lamhari

Sejarah

Berdasar SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No.0473/0/1983 yang menetapkan dibukanya SMA baru, maka terhitung mulai tanggal 1 Juli 1983 SMA Negeri 7 Yogyakarta berdiri.
Pada awal tahun ajaran 1983/1984 pengelolaan dan pembinaan SMA Negeri 7 Yogyakarta diserahkan kepada SMA Negeri 1 Yogyakarta dengan Kepala Sekolah dirangkap oleh Drs. Mulyono (Alm.) dengan menempati gedung SMA Negeri 1 Yogyakarta masuk siang.

Sejarah Tenaga Pengajar

Adapun tenaga pengajarnya adalah guru-guru SMA Negeri 1 Yogyakarta dan 10 orang guru yang dinota dinaskan berdasarkan SK Kakanwil DIY No. 807/I.13.4/C.2/1983, yaitu:
  1. Drs. Suprayitno (SMAN 6 Yogyakarta)
  2. Drs. Sismadi (SMAN 6 Yogyakarta)
  3. Dra. H. Mudjijah (SMAN 6 Yogyakarta)
  4. Ratmitun (SMAN 6 Yogyakarta)
  5. Bakri (SMAN 6 Yogyakarta)
  6. Drs. Muslim Syukur (SMAN 6 Yogyakarta)
  7. Petrus Sudiyono (SMAN 6 Yogyakarta)
  8. Sukiman Marsudi (SMAN 6 Yogyakarta)
  9. Tuti Sukastini (SMA 2 Wonosari)
  10. Hadi Sudarsono (Alm.) (SMA 1 Sleman)
Berdasarkan SK.Mendikbud RI no.95329/Kl.2/1984 tanggal 18 Oktober 1984 menetapkan Dra. Sri Soewarni sebagai Kepala SMA Negeri 7 Yogyakarta. Pada tahun ajaran 1985/1986 mulai menempati kampus Fakultas Kedokteran UGM dan RSU Pugeran Yogyakarta.

Kepala Sekolah

  1. Drs. Mulyono (Alm.) (1983-1984)
  2. Dra. Sri Soewarni (1984-1988)
  3. Drs. Mashari Subagijono (1988-1991)
  4. R.Ay. Tri Martani (1991-1993)
  5. Drs. Sapardi (1993-1997)
  6. Drs. Panut S. (1997-2001)
  7. Drs. Timbul Mulyono (2001-2005)
  8. Drs. Hardja Purnama (2005-2008)
  9. Drs. H. Mawardi (2008-2010)
  10. Drs. Timbul Mulyono, M.Pd. (Plt. Kepala Sekolah)

Lambang Sekolah

Lambang SMA Negeri 7 Yogyakarta merupakan karya dari Drs. Suprayitno yang juga bertugas sebagai guru bahasa Indonesia di SMA N 7 Yogyakarta.
  • Bentuk bingkai bersegi lima melambangkan dasar SMA N 7 Yogyakarta adalah Pancasila. Hal ini sesuai dengan dasar negara Republik Indonesia.
  • Tujuh nyala lilin melambangkan urutan SMA yang ada di Kota Yogyakarta pada tahun 1983. Selain itu nyala lilin melambangkan pengorbanan tanpa pamrih.
  • Buku terbuka melambangkan sumber pengetahuan, maksudnya buku tersebut harus dibaca karena ilmu pengetahuan terutama tersimpan di dalam buku dan tersebar luas.
  • Pena merupakan lambang pendidikan; pena digunakan untuk menulis atau membuat karangan, tulisan agar ilmu pengetahuan tersebar luas.

1 Komentar:

Beta mengatakan...

Menarik sejarah sma 7 yogya ini.

:10 :11 :12 :13
:14 :15 :16 :17
:18 :19 :20 :21
:22 :23 :24 :25
:26 :27 :28 :29
:30 :31 :32 :33
:34 :35 :36 :37
:38 :39 :40 :41
:42 :43 :44 :45
:46 :47 :48 :49
:50 :51 :52 :53
:54 :55 :56 :57
:58
f

Posting Komentar

Profil Saya

Foto saya
Surakarta, JaTEng, Indonesia
Saya adalah seorang pengguna blog baru jadi maaf bila banyak kekurangan pada blog ini