Website counter
English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
by : BTF

Jumat, 22 Januari 2010

Diposting oleh Irsad Lamhari

Dampak pencemaran udara

Udara tersusun atas berbagai macam jenis zat yaitu : Nitrogen(N2) 78%, Oksigen(O2) 20% dan 2% gas-gas lainnya seperti Argon,CO2, NO2, uap air dan lain-lain. Kompososi penyusunan udara ini bisa berubah akibat kegiatan manusia. Jika peningkatanya melebihi ambang batas, udara tergolong telah tercemar.
Adapun dampak dari pencemaran udara :
1. pemanasan global
2. Gangguan kesehatan
3. Hujan asam
4. Kerusakan Ozone
5. Merusak tanaman
6. Menyebabkan Smog

1. Pemanasan Global
Pemanasan global adalah peningkatan suhu di permukaan bumi. Salah satu penyebab pemanasan global yang dominan adalah kadargas karbondioksida. Mengapa karbondioksida ini dapat menyebabkan pemanasa global? Hal ini Karena karbon dioksida akan membentuk lapisan perisai di permukaan bumi. Lapisan karbondioksida ini dapat ditembus oleh sinar panas matahari. Sinar dan panas matahari itu selanjutnya akan sampai ke permukan bumi. Sebagian besar sinar dan panas tersebut akan dipantulkan kembali ke udara akan tetapi lapisan karbondioksida ini tidak seluruhnya melepaskan panas dan sinarnya yang dipantulkan bumi ke angkasa, tetapi sebagian besar dipantulkan ke bumi, akibatnya suhu dipermukaan bumi meningkat karenanya adanya panas dari matahari dan panas matahari yang dipantulkan ke bumi.
Pemanasan global ini selain disebabkan oleh tingginya karbondioksida, juga disebabkan oleh tingginya kadar materi partikulat. Materi partikulat ini akan menghambat pelepasa panas yang dipantulkan bumi ke angkasa. Akibat yang ditimbulkan dari pemanasan global ini adalah suhu di bumi ini semakin meningkat, banyak tumbuhan dan hewan mati kepanasan, cepat hilangnya persediaan sumber air karena teruap, terjadinya proses pencairan es kutub utara dan selatan sehhingga meningkatkan permukaan air laut yang menyababkan sering terjadinya banjir ketika musim hujan tiba.

2. Gangguan Kesehatan
Pencemaran udara yang sangat parah akan berdampak secara langsung terhadap mata dan tenggorokan. Laki-laki dewasa biasanya membutuhkan sekitar 13,5 kg udara dalam satu hari. Dampak dari pencemaran udara terhadap kesehatan manusia yang paling utama ialah kersakan kronis, seperti bronchitis, asma, polip, dan paru-paru.
Selain itu paru-paru juga merupakan contoh penyakit alat pernapasan. Salah satu penyebab kanker paru-paru ini debu yang ada di udara. Disamping itu asap jelaga dan debu yang terdapat di dalam gas buangan mesin disel juga mengandung bahan penyabab kanker yang dapat menyababkan kanker paru-paru. Dampak material penyebab pancemaran udara terhadap kesahatan :
a. Sulfur Dioksida
Sulfur dioksida terbentuk dari belerang yang terdapat dalam minyak tanah atau btatu bara, dan lain-lain. Yang teroksidasi selama proses pebakaran. Gas ini mudah larut dalam air, sebagian besar SO2 akan diserap di dalam rongga idung atau saluran pernapasan bagian atas. Ha ini berakibat timbulnya penyakit radang batang tenggorokan kronis atau asma.
b. Butiran Debu
Butiran debu ini berasal dari berbagai macam sebab, seperti proses alamiah (tanah, garam laut, aktivitas gunung berapi,dll) dan hasil perbuatan manusia. Partikel butiran debu yang berukuran lebih kecil 10um akan melewati tenggorokan hidung dan masuk hingga batang tenggorokan atau gelembung paru-paru. Butiran debu ini memiliki kaitan yang erat dengan berbagai penyakit alat pernapasan dan merupakan material penyabab penyakit alergi.
c. Gas Karbon Monoksida(CO2)
Gas kabon monoksida dihasilkan oleh pembakaran tidak sempurna dari minyak bumi atau batu bara. Gas ini sukar larut di dalam air. Jika terhirup, gas ini akan masuk hingga mencapai gelembung paru-paru. Karbon monoksida mudah berikatan dengan hemoglobin yang ada di dalam darah sehingga mengganggu transportasi oksigen oleh darah. Akibatnya tubuh kita menjadi lemas, pusing, dan menyebabkan pingsan. Bahkan jika kandungannya banyak dapat menyababkan kematian.
d. Gas Oksida Nitrogen
Di dalam proses pembakaran minyak bumi atau batu bara, nitrogen yang terkandung didalam udara akan ikut terbakar menjadi gas oksida nitrogen. Karena sukar larut dalam air, gas oksida nitrogen akan masuk ke hidung sehingga mencapai gelembung paru-paru dan menyababkan enyakit bronchitis kronis.
e. Gas Oksida Photo Kimia
Gas oksida photo kimia dihasilkan oleh proses photo kimia diantara gas oksida nitrogen yang dibuang oleh pabrik, kawasan industri, dan kendaraan bermotor dengan bahan kimia organik pengaktif, serta hidrokarbon yang dikeluarkan oleh tumbuhan. Bahan utama penyusun gas ini adalah gas ozon. Karena gas ozon sukar larut di dalam air, gas ozon akan masuk hidung mencapai gelembung paru-paru. Gas ozon secara sendiri tidak menimbulkan gejala takut seperti mata perih. Gas oksida diperkirakan menyebabkan kerusakan alat pernapasan jika diserap dalam jangka panjang.




0 Komentar:

:10 :11 :12 :13
:14 :15 :16 :17
:18 :19 :20 :21
:22 :23 :24 :25
:26 :27 :28 :29
:30 :31 :32 :33
:34 :35 :36 :37
:38 :39 :40 :41
:42 :43 :44 :45
:46 :47 :48 :49
:50 :51 :52 :53
:54 :55 :56 :57
:58
f

Posting Komentar

Profil Saya

Foto saya
Surakarta, JaTEng, Indonesia
Saya adalah seorang pengguna blog baru jadi maaf bila banyak kekurangan pada blog ini